semua tentang dia dan semua karena dia.
berawal hanya dari sebuah jejaring sosial aku mengenalnya, hanya ‘say hai’ pada awalnya dan berjalan menuju ‘sayang’ untuknya.
aku bukanlah tipe orang penyabar atau orang yang mau mengerti. tapi entah kenapa bersamanya membuatku belajar hal itu. namun bukan hal itu saja yg kupelajari. aku belajar banyak hal, banyak sekali hal” kecil.
aku bersyukur dipertemukan dengannya. dan aku mau itu selamanya.
memang, ngga ada orang yg sempurna. begitupun juga aku dan dia. namun aku, dia, kami, berusaha untuk menambah dan menutupi satu sama lain agar menjadi sempurna.
sempurna itu tidak mudah. menyatukan dua ego yang berbeda itu sulit. namun pasti akan ada jala, akan selalu ada jalan jika kita percaya dan berusaha.
aku belum menyerah dan aku tak akan berusaha untuk menyerah, karena aku merasa baik. merasa lebih berarti menjalaninya selama bersamanya.
aku yakin semua akan indah pada waktunya onyon sayang :*
ngga mau sesumbar tapi ini hanyalah secuil gambaran akan perasaan yang berkecamuk dalam benakku. bukan pula keluhan ataupun ketidak dewasaan.
ini sarana yang aku pilih untuk mengutarakannya. walau aku tau dia tau, tapi aku hanya ingin menyimpannya untuk kadang kubaca sendiri, untuk mereview diriku sendiri. apakah nati yang aku lakukan akan sama dengan yang aku tulis atau hanya goresan semata.
manusia tak pernah tau akan kehidupannya kelak, namun manusia bisa berharap, berusaha, dan berjuang untuk mencapai tentang apa yang diyakininya telah benar.
semoga…
semoga semua akan indah seperti apa yang kuinginkan tepat pada waktunya :’)






